BIKIN KERIBUTAN DI WARUNG TERNYATA KONSUMSI PIL KOPLO

BIKIN KERIBUTAN DI WARUNG TERNYATA KONSUMSI PIL KOPLO

      GUNUNGKIDUL - WI (26) pemudik asal Citopeng, Cimahi, Bandung ditangkap petugas gabungan Sat Sabhara dan Sat Resnarkoba Polres Gunungkidul karena membuat keributan di sebuah warung makan lesehan di Wonosari. Setelah digeledah, ternyata WI memiliki sejumlah barang-barang psikotropika. Petugas akhirnya membawanya ke Mapolres Gunungkidul. Berdasarkan hasil penggeldahan, diamankan 20 butir aprazolam, dan 8 butir pil Tramadol HCL,” kata Kasat Narkoba Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya SH, S.I.K, Kamis (29/6/2017).

Selain tersangka, barang bukti yang diamankan meliputi 20 butir pil alprazolam, 8 pil tramadol HCL dan tas berwarna cokelat. Kasatresnarkoba Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya, SH, S.I.K, menuturkan kejadian bermula dari adanya seorang pemuda WI membuat keributan di warung makan di Baleharjo, Wonosari, mengganggu pembeli lain setelah diingatkan marah-marah. Salah satu warga mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya warga melaporkan ke Polres Gunungkidul. Kemudian Personel Kepolisian mendatangi lokasi tersebut mengamankan pengamuk dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan berbagai barang psikotropika. Saat ini tersangka masih didalami / pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Gunungkidul, imbuhnya.

Berkait dengan kejadian tersebut, lanjutnya, tersangka dijerat dengan Pasal 62 Undang-Undang RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Tersangka memang seorang pemudik dari Cimahi Bandung  karena memiliki saudara di Kecamatan Semanu. Kebetulan saat makan di sebuah warung lesehan Jl. Mgr. Sugiyopranoto Wonosari. Karena membuat keributan dan akhirnya terungkap adanya peredaran psikotropika.  (Hms Res Gnk)